![]() |
| ilustrasi gambar: googling |
Tajuk
Subyek, Kira-kira Apa ya…, bayangan
kalian mendengar 2 kata itu…,
Pada umumnya
semua orang itu memerlukan informasi , dari bentuk Buku, Skripsi, TA, Majalah, dan bahan pustaka
lainya yang ada di perpustakaan. Untuk tidak kesulitan mencari bahan pustaka yang ada di
perpustakaan di buat katalog. Namun dalam mengkatalog, sering terjadi kalau
orang merasa benar mengenai nama pengarang atau judul yang dimaksud.
Dalam hal ini pencarian melalui subyek sangat membantu dalam memandu orang untuk memperluas atau mempersempit sunyek yang dimaksud. Maka dari itu tajuk subyek sangat membantu dalam menemukan suatu topik. Karena katalog sebagai salah satu temu kembali informasi di perpustakaan. Informasi tersebut antara lain judul, pengarang, kolasi, impresium, serta subyek. Di dalam menentukan subyek buku atau bahan pustaka lainnya diperlukan analisis subyek yang akurat dengan sarana daftar tajuk subyek yang
komprehensif.
Saya dulu waktu pertama kuliah, bayangan yg menyelinap di benak saya yach, semacam pelajaran Bahasa Indonesia gituh khan ada kata subyek . Keinginan yang kuat untuk mengetahui tajuk subyek, mendongkrak hati saya untuk langsung pertama yang saya lakukan buka lepy ( online ) mencari tahu pengertian tajuk subyek. Karena dari SMA jurusan IPA , saya kurang faham tentang IPS, hehehe…
Langkah kedua, menujulah ke salah satu perpustakaan, saya menemukan Daftar Tajuk Subyek Untuk Perpustakaan ( Edisi Ringkas ) milik J.N.B. Tairas & Drs. Soekarman K.MLS . Di buku ini d jelaskan maksud dari mengkatalog subyek adalah mendaftarkan di bawah satu kata atau frase yang seragam semua bahan pustaka tentang suatu subyek tertentu yang dimiliki oleh perpustakaan. Subyek dari suatu buku adalah tema atau topic yang diolah oleh pengarang. Jadi suatu tajuk subyek adalah kata,istilah atau frase yang digunakan pada catalog atau daftar lain dalam perpustakaan untuk menyatakan tema atau topic suatu bahan pustaka. Suatru entri subyek adalah kartu catalog dengan tajuk subyek sebagai media penyusun ( filing medium ).
Dibuku ini Tajuk subyek Tairas ini ada panduan menggunakannya;
Dalam hal ini pencarian melalui subyek sangat membantu dalam memandu orang untuk memperluas atau mempersempit sunyek yang dimaksud. Maka dari itu tajuk subyek sangat membantu dalam menemukan suatu topik. Karena katalog sebagai salah satu temu kembali informasi di perpustakaan. Informasi tersebut antara lain judul, pengarang, kolasi, impresium, serta subyek. Di dalam menentukan subyek buku atau bahan pustaka lainnya diperlukan analisis subyek yang akurat dengan sarana daftar tajuk subyek yang
komprehensif.
Saya dulu waktu pertama kuliah, bayangan yg menyelinap di benak saya yach, semacam pelajaran Bahasa Indonesia gituh khan ada kata subyek . Keinginan yang kuat untuk mengetahui tajuk subyek, mendongkrak hati saya untuk langsung pertama yang saya lakukan buka lepy ( online ) mencari tahu pengertian tajuk subyek. Karena dari SMA jurusan IPA , saya kurang faham tentang IPS, hehehe…
Langkah kedua, menujulah ke salah satu perpustakaan, saya menemukan Daftar Tajuk Subyek Untuk Perpustakaan ( Edisi Ringkas ) milik J.N.B. Tairas & Drs. Soekarman K.MLS . Di buku ini d jelaskan maksud dari mengkatalog subyek adalah mendaftarkan di bawah satu kata atau frase yang seragam semua bahan pustaka tentang suatu subyek tertentu yang dimiliki oleh perpustakaan. Subyek dari suatu buku adalah tema atau topic yang diolah oleh pengarang. Jadi suatu tajuk subyek adalah kata,istilah atau frase yang digunakan pada catalog atau daftar lain dalam perpustakaan untuk menyatakan tema atau topic suatu bahan pustaka. Suatru entri subyek adalah kartu catalog dengan tajuk subyek sebagai media penyusun ( filing medium ).
Dibuku ini Tajuk subyek Tairas ini ada panduan menggunakannya;
Misalnya;
AKUPUNTUR
x Tusuk jarum
xx KEDOKTERAN
Dalam
contoh ini x Tusuk jarum, berarti, dari Tusuk jarum harus dibuatkan acuan
“Lihat” ke AKUPUNGTUR, jadi Tusuk jarum Lihat AKUPUNGTUR; xx KEDOKTERAN
berarti, dari KEDOKTERAN dapat dibuatkan acuan “ Lihat juga” ke AKUPUNGTUR,
jadi KEDOKTERAN Lihat juga AKUPUNGTUR.
Ternyata dalam buku Tajuk Subyek Tairas
merupakan edisi ringkas, Jika kita ingin mengetahui yang lebih detail bisa kita
Lihat di Tajuk Subyek Perpustakaan Nasinal yg Edisi Revisi , setelah kita
melihat di buku ringkasan Pak Tairas tadi yang memudahkan kita dalam belajar
yang menggunakan ( x ) “Lihat”, ( xx ) “Lihat juga”. Dibuku Tajuk Subyek Perpustakaan Nasional ini tidak lagi
menggunakan ( x) dan ( xx ). Di sini yang di gunakan ;
LJ
: Lihat Juga
GU
: Gunakan Untuk
IL
: Istilah Luas
IT
: Istilah Terkait
IK
: Istilah Khusus
Misalnya;
Geologi
ekonomis
LJ nama produk geologis, ump.
Asbes; Gas alam
GU
Ekonomis, Geologi
IL Geologi fisis
IK Bijih, Endapan
Eksplorasi
Tambangan dan sumber pertambangan
Namun dalam istilah LJ ( Lihat Juga ), GU (
Gunakan Untuk ), IL ( Istilah Luas ), IK ( Istilah Khusus ) yang terasa saya
anggap sulit di GU ( Gunakan Untuk ), yang saya tuju pertama, seperti pandangan
saya ketika melihat bukunya Tairas tadi, yang ( x ) “Lihat” , ( xx ) “ Lihat
juga”. , saya kira GU juga d gunakan untuk menerang kan kata. Tapi GU di Tajuk
Subyek Perpustakaan Nasional memiliki arti yang berbeda. Mahasiswa, dan orang
awam yang melihat pertama kali pasti kesulitanya di bagian GU ( Gunakan Untuk
). GU yang di artikan Gunakan Untuk itu mempunyai arti Jangan Gunakan Untuk
atau tidak dipilih, tidak dikehendaki.
Jadi
bagi pemula, khususnya maru yang mengambil Jurusan Perpustakaan atau bagi
Petugas Perpustakaan yang belum tahu, Belajar Tajuk Subyek itu tidak sesulit
yang kita bayangkan. Apalagi maru yang mendapatkan dosen seperti dosen saya,
yang disiplin, terampil, dan humoris dalam menerangkan.
Ternyata tak sesulit yang saya bayangkan…,”Kuncinya”
MENCOBA dan TERUS MENCOBA !!!
Sedikit coretan pengalaman saya, semoga
bermanfa’at …,
Keep Spirit…
Sumber
·
Daftar
Tajuk Subyek Untuk Perpustakaan ( J.N.B. Tairas & Drs. Soekarman K.MLS
·
Daftar
Tajuk Subyek Perpustakaan Nasional
·
Pengalaman
mengikuti makul Tajuk Subyek

Tidak ada komentar:
Posting Komentar